Articles

HUKUMAN GAYA UNIVERSITAS ISLAM

In Uncategorized on Maret 23, 2009 by mappaturi

Kejadian ini bermula ketika dua mahasiswa yang melakukan pelanggaran yang sangat fatal di sebuah perkuliahan. Pelanggarannya tersebut, ada kaitannya dengan saya.
Kebetulannya lagi, dua mahasiswa ini juga ikut diperkuliahan yang saya bawakan.

Dua harian lebih saya bingung bagaimana sebaiknya memberikan hukuman yang bersifat mendidik. Kalau di skors, rasanya tidak ada nilai pendidikan yang saya temukan di dalamnya, meskipun sebenarnya hukuman yang sesuai adalah skors. Kendala lain adalah mahasiswa tersebut semakin lama selesai, padahal mereka berdua adalah angkatan pertama di Jurusan kami dengan umur jurusan kami yang saat ini sudah jalan 5 tahun.
Saya membayangkan sebuah hukuman yang benar-benar membuat mahasiswa tersebut jera namun memberikan faedah yang banyak untuk dunia dan akhiratnya.

Pada saat saya dan istri berputar-putar di daerah alun-alun tugu, saya kemudian teringat ceramah Bapak Rektor pada waktu wisuda (dengan fakultas saintek sebagai panitia). Diceramahnya, beliau memberikan penghargaan berupa beasiswa kepada lulusan terbaik dari jurusan Fisika yang memiliki kemampuan bahasa arab dan Inggris yang baik serta mampu MENGHAFAL ALQURAN. Terlintaslah ide untuk memberikan hukuman dalam bentuk hapalan Alquran.

Saya dan istri saya kemudian mulai merumuskan sistem hukumannya. akhirnya berdasarkan pengalaman yang saya lihat dulu waktu masih kecil dimana teman2 yang ikut pondok untuk jadi hafidz biasanya menyelesaikan 1 halaman Alquran dalam sehari, juga sama seperti saya yang ikut program kakek (kebetulan seorang Kiyai), awalnya kami memutuskannya 1 lembar 1 hari dengan target 1 juz saja sebagai hukuman. Namun saya kemudian sadar mahasiwa tersebut memiliki tugas yang sangat banyak. Akhirnya saya rubah 1 lembar dihafal dan dilaporkan dalam 2 hari. Dengan harapan dalam ¾ semester yang tersisa, hapalan 1 juz dapat dicapai.
Program ini sempat berjalan sampai pertengahan lembar surah Al Baqarah, namun karena tugas arsitek yang sangat banyak dan mungkin si mahasiswa juga sudah terjebak dalam kepanikan, akhirnya program ini terhenti, namun setiap kali ketemu dengan mahasiswa ybs, saya masih selalu menyemangatinya untuk menyelesaikannya hingga habis 1 juz.

DIAPLIKASIKAN DI PERKULIAHAN

Sistem ini kemudian saya jalankan juga di perkuliahan, dimana mahasiswa yang terlambat, bila ingin tetap masuk dan diabsen, harus menghapal sebuah surah dalam alquran sebanyak 10 surah. Saya sangat mengingat kata-kata bapak Rektor mengenai sistem penilaian. Dimana kami para dosen tidak boleh hanya memberikan nilai berdasarkan kepintaran mahasiswa, namun juga dari sikap prilaku dan itikadnya. Hal ini saya pikir sebagai sebuah terobosan yang cukup baik, dan saya sampaikan dulu di depan mahasiswa pada awal perkuliahan sebagai tawaran.
Saya memberitahu kepada mahasiswa bahwa menjadi seorang arsitek, berdasarkan pengalaman saya terjun dalam dunia keprofesian ini, salah satu hal yang sangat penting adalah ketepatan waktu (selain sikap intelektual dan karya yang baik). Sistem pengerjaan kita selalu terikat oleh waktu, baik selama disain hingga tahap pengerjaan. Untuk itu kemudian saya meminta mahasiswa untuk memulai mendisiplinkan diri dari sekarang dengan masuk kuliah tepat waktu. Saya mentoleransi mahasiswa sampai 15 menit keterlambatan. Apabila terlambat, ada dua pilihan; 1. Tidak mengikuti perkuliahan atau, 2. Mengikuti perkuliahan namun minggu depan baru diabsen bila dapat menyelesaikan hapalan. Sebagai konsekwensi dan menjadi pelajaran juga bagi mahasiswa supaya tidak seenaknya bila kelak menjadi dosen, apabila saya terlambat 5 menit tanpa konfirmasi, mahasiswa boleh meninggalkan ruangan dan semua tetap saya anggap hadir.
Alhamdulillah, program ini berhasil menghentikan mahasiswa yang sering terlambat masuk kuliah utamanya mahasiswa jurusan arsitektur angkatan 2006. Saya juga menawarkan bagi mahasiswa yang mau menyelesaikan hapalannya hingga akhir surah, saya menjamin nilainya minimal B, selama semua tugas yang saya berikan dikumpulkan dengan lengkap.
Sekarang, di angkatan 2007 juga menyambut baik tawaran saya ini, sedangkan untuk angkatan 2006 yang ikut kuliah saya semester ini (genap 2009), saya tawarkan program penghapal surah yasin hingga akhir kuliah, dimana setiap pertemuan mahasiswa menyetor hapalan 5 ayat. Alhamdulillah juga disambut baik oleh mahasiswa.

Adapun hapalan surah yang saya berikan hanya sebatas yang saya mampu yaitu surah Al-Insan, surah As-Sajadah, surah Yasin dan Al-kahfi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: